mulut ternganga taring terbuka…
bintang bintang di kepalaku tak kunjung sirna…
fyuuuuhhh…
coba usap mata tapi merah kian menyala…
sepet sumpek suntuk itulah kata tetangga…*ngelirik banditiya*
dan kantuk inipun semakin nyata…
ah sudah lah aku ke pantry bikin kopi saja…
dadaaaaaa…..
“ohya…
hanya ^fyuuuhhh^ saja yang tak berakhir dengan A…”
…